Utami Suci Sulistiowati. Buah hati dari pasangan H. Sahabuddin dan Hj. Kastiani yang dilahirkan pada tanggal 22 januari 1993. saya mempunyai 2 orang adik perempuan dan 1 orang adik laki-laki.
Ketika umur 5 tahun saya memasuki TK di TK Musdalifah. Setahun kemudian saya menjadi siswi SD di SD Sudirman IV Makassar. Pada masa SD ini saya mendapatkan banyak kisah selama 6 tahun. Mulai dari kisah menyenangkan, menyedihkan, mengharukan maupun kisah yang lucu.
Kisah menyenangkan ketika saya mendapat teman baru saat pertama masuk menjadi siswi SD. Setiap jam istirahat kami makan bekal bersama. Kelas 2 SD ada berita menyedihkan di kelas saya. Seorang teman kelas saya meninggal dunia dan ada juga teman kelas saya yang pindah sekolah karena mengikuti ayahnya yang pindah tugas di daerah lain. Dan saat penerimaan rapor cawu pertama, saya mendapatkan rangking 8, rangking 5 di cawu kedua dan rangking 4 di cawu ke tiga. Kelas 3 saya sudah mulai akrab sama semua teman kelas. Kami sering bercanda bersama saat jam istirahat. Penerimaan rapor di kelas 3 cawu pertama dan kedua saya kembali mendapat rangking 5 tapi di cawu ke tiga rangkingku menurun menjadi rangking 10. Tiba waktunya Kelas 4 saya dan yang lainnya sudah akrab satu sama lain. Saat jam istirahat kami main pancasila 5 dasar dan beberapa permainan lainnya yang lagi jaman saat itu. Di kelas 4 inilah saya sangat bahagia karna bisa juga membahagiakan kedua orang tuaku dengan rangking 3 yang ku raih di semester pertama. Tetapi saya harus puas dengan rangking 5 lagi dii semester dua.
Kini saya sudah duduk di kelas 5 dan mempunyai beberapa orang sahabat. Saya juga mempunyai sahabat yang kembar namanya hasan dan husein. Mereka berdua sangat humoris dan sangat bersahabat. Tetapi terkadang mereka juga suka bertengkar dan baikannya juga cepat. Saya juga mengikuti ekskul pramuka. Di kelas 6 SD ini saya mulai merasakan yang namanya suka sama lawan jenis, mempunyai seorang tokoh idola dan lain sebagainya yang dirasakan anak berusia 12 tahun. Saya juga mulai akrab sama siswa kelas B. setiap hari sabtu, SD sudirman mengadakan kerja bakti. Kami ada yang disuruh membawa ampas kelapa parut untuk membersihkan kelas kami. Lalu kami bersama-sama membersihkan kelas sambil bercanda-canda sesekali dengan kelas B. dan tak terasa 6 tahun sudah kami melewati kebersamaan itu. Rasanya memang agak singkat waktunya karna kami baru akrab sama kelas B. pengumuman kelulusan pun sudah ada. Ketika tiba di sekolah ditemani dengan ibu, saya sangat degdegan saat ingin melihat hasil kelulusan. Saat mengetahui saya termasuk salah satu orang yang lulus, saya tak berhenti bersyukur pada Allah atas nikmatnya ini. Tetapi ada juga hal yang membuat saya sangat jengkel ketika mengurus SKHU yaitu hp saya hilang.
Saat itu pun tiba. Saya dan sahabat serta teman-teman seangkatan tahun itu berpisah untuk mendaftar di SMP yang kami inginkan. Ada beberapa orang teman SD yang ku temui saat mendaftar di SMP Negeri 2 Makassar. Tes untuk menjadi siswi di SMP Negeri 2 sudah dilaksanakan. Saya mendapat ruang tes di SMA Negeri 16 yang lokasinya bersampingan sama SMP Negeri 2. setelah tes, saya pun tak sabar menunggu pengumuman hasil tes. Pagi-pagi sekali saya mencari Koran dan mencari nomor tes saya. Alhamdulillah saya lulus. Jam 9 saya pun berangkat di temani oleh ayah untuk mendaftar ulang. Masa MOS berjalan selama 1 minggu. Hari pertama MOS sampai hari selanjutnya berjalan lancar. Saat masih masa MOS ada seorang kakak kelas yang menyuruhku untuk menyanyi di depan kelas tetapi saya malu dan tidak jadi menyanyi. Lalu kakak kelas itu hanya tersenyum ke saya. Dan hari selanjutnya saya sering secara diam-diam memerhatikan kakak kelas itu.
Masa MOS selesai dan saya ada di kelas VII-7. pertama masuk saya hanya mempunyai satu teman yang dekat dengan saya tapi seiring waktu kami semua menjadi akrab. Wali kelas ku saat itu adalah guru biologi. Beliau sangat baik sekali. Penaikan kelas tiba. Kami sekelas bersama wali kelas tentunya merencanakan liburan bersama di Bantimurung. Saat sampai di Bantimurung, saya dan beberapa teman lainnya segera berfoto-foto ria. Sore harinya kami sudah sampai lagi di sekolah dan bersiap-siap untuk kembali ke rumah masing-masing.
Sekarang saya duduk di kelas VIII-7. isunya sih bakalan ada roling kelas. Tetapi untungnya di lokasi yang ku dapat tidak ada rolingan kelas. Wali kelas ku kali ini guru geografi. Beliau tidak jauh beda baiknya sama wali kelas VII ku. Saat ini baru saya merasakan kekeluargaan yang sangat amat kental. Hari demi hari kami lalui dengan keriangan. Liburan penaikan kelas kali ini yang sangat membuat ku bahagia. Liburan ke Bira-Bulukumba yang terkenal dengan pasir putihnya. Kami nginap di sana semalam. Malamnya kami begadang bersama-sama sambil jalan-jalan ke pantai beramai-ramai. Malam hari kami habiskan di teras penginapan. Ada yang nyanyi-nyanyi, makan, dan curhat-curhatan. Subuhnya kami menyusuri pantai sambil menghirup udara pagi yang masih segar. Sekitar jam 8an kami semua menikmati indahnya pasir putih Bira sambil berenang-renang dan ada juga yang main pasir. Jam 12 siang kami berangkat menuju makassar. Liburan itulah yang paling berkesan buatku.
Saatnya bagi angkatanku yang sudah kelas 3 untuk focus ke UN dan UAS. Saat menegangkan itu selesai dan akhirnya saya pun harus merasakan perpisahan lagi. Saat pengumuman kelulusan, saya malah dibangunkan oleh ibu teman saya yang juga nitip nomor ujian teman saya di lihatkan di Koran. Alhamdulillah saya dan teman yang ku lihatkan nomor ujiannya lulus. Berat rasanya untuk berpisah karna kami semua sudah seperti keluarga. Pendaftaran di semua SMA sudah di mulai. Saya memilih untuk mendaftar di SMA Negeri 11 Makassar bersama beberapa sahabatku. Tetapi dari kami hanya 3 orang yang lulus di SMA Negeri 11 ini. Yaa, dan MOS pun dimulai. Hari demi hari masa MOS berjalan lancar. Saat hari terakhir MOS, semua organisasi membagikan formulir penerimaan anggota baru. Dan saya mengambil formulir organisasi PASKIBRA. Di dalam paskibra kami diajarkan banyak hal. Kepercaya diriku pun bertambah. Saya juga mendapatkan sahabat yang bisa diajak saat susah maupun senang. Kami juga menjunjung asas kebersamaan dan satu rasa. Banyak hal juga yang sudah saya lalui bersama anggota PASKIBRA baik itu kakak-kakak kelas maupun adik kelas yang sekarang. Ada juga kejadian lucu saat salah satu kakak kelas kami ulang tahun dan kami memberikan surprise. Setelah tiup lilin, kami perang kue. Salah seorang temanku yang tidak ingin jadi sasaran perang kue langsung lari dan roknya pun robek. Untung saja dia saat itu memakai sor. Dan sampai sekarang kekeluargaan paskibra masih tetap ada :)
Selasa, 27 April 2010
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
jangan lupa untuk berkomentar disini ya :)